Tanamkan Sikap Saling Menghargai Sejak Dini, Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Edukasi Anti-Bullying di TK Nurul Iman  

Mahasiswa, News53 Dilihat

Bireuen, 21 Agustus 2026 — Dalam upaya menanamkan nilai-nilai karakter dan menciptakan lingkungan pergaulan yang aman bagi anak sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan program kerja edukasi anti-bullying di TK Nurul Iman yang bertepatan diGampong Blang Lancang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya saling menyayangi, menghargai, dan menjaga perasaan teman. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan TK Nurul Iman dengan sasaran utama anak-anak yang berada di taman kanak-kanak. Pemilihan usia dini sebagai sasaran edukasi dilakukan karena masa kanak-kanak merupakan tahap penting dalam pembentukan karakter dan kebiasaan dalam berinteraksi dengan orang lain. Melalui pemahaman yang diberikan sejak dini, anak-anak diharapkan mampu membedakan perilaku yang baik dan tidak baik ketika bermain maupun bergaul bersama teman.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menjelaskan kepada anak-anak dengan bahasa yang sederhana mengenai apa itu bullying dan berbagai contoh perilaku yang tidak boleh dilakukan kepada teman. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa mengejek, mengganggu, memukul, mendorong, atau melakukan tindakan yang dapat membuat teman merasa sedih dan sakit merupakan perbuatan yang tidak baik. Sebaliknya, mereka diajak untuk membiasakan diri berbicara dengan sopan, saling membantu, berbagi, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, serta menyayangi teman.

Agar materi dapat diterima dengan lebih mudah oleh anak-anak, mahasiswa tidak hanya memberikan penjelasan secara langsung. Edukasi dikemas dalam suasana yang menyenangkan melalui permainan interaktif dan bernyanyi bersama, anak-anak diajak mengikuti permainan yang berkaitan dengan sikap saling menghargai dan kemudian bernyanyi bersama mahasiswa. Suasana yang ceria membuat anak-anak terlihat antusias dan lebih aktif mengikuti setiap kegiatan. Metode tersebut dipilih karena penyampaian edukasi kepada anak usia taman kanak-kanak membutuhkan pendekatan yang sederhana, menarik, dan tidak membosankan. Dengan belajar sambil bermain, pesan mengenai anti-bullying diharapkan tidak hanya didengar oleh anak-anak, tetapi juga dapat dipahami dan diingat dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, menyampaikan bahwa edukasi anti-bullying sangat penting diberikan sejak usia dini sebagai salah satu upaya membentuk karakter anak agar terbiasa memperlakukan orang lain dengan baik.

“Menurut kami, edukasi anti-bullying sangat bermanfaat bagi adik-adik karena sejak kecil mereka perlu mengetahui bahwa mengejek, mengganggu, ataupun memukul teman bukanlah perbuatan yang baik. Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, adik-adik dapat lebih memahami pentingnya saling menyayangi dan menghargai teman,” ujar Anzalika Anzahra selaku sekretaris

Ia juga menjelaskan bahwa permainan dan bernyanyi menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut agar pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh anak-anak. “Kami sengaja menggabungkan edukasi dengan permainan dan bernyanyi supaya adik-adik dapat belajar dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, apa yang kami sampaikan tidak hanya mereka pahami saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan ketika mereka bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya sehari-hari,” tambahnya

Melalui program kerja ini, mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 02 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak TK Nurul Iman. Edukasi anti-bullying diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa setiap anak memiliki hak untuk merasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KPM Mandiri untuk hadir tidak hanya dalam kegiatan akademik, tetapi juga memberikan edukasi yang dapat mendukung perkembangan karakter dan kehidupan sosial masyarakat, khususnya generasi muda di Gampong Blang Lancang. Dengan menanamkan nilai kebaikan sejak dini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang saling menghargai, peduli terhadap sesama, dan mampu menciptakan lingkungan pertemanan yang positif serta bebas dari bullying.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *