Beranda / OPINI / Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 29 Gelar Sosialisasi Penggunaan Gadget dan Stop Bullying di SD Keude Kreung Geukuh

Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 29 Gelar Sosialisasi Penggunaan Gadget dan Stop Bullying di SD Keude Kreung Geukuh

Dewantara, Aceh Utara — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 29 Universitas Malikussaleh (Unimal) menunjukkan kepedulian nyata terhadap isu pendidikan dan sosial melalui kegiatan sosialisasi penggunaan gadget yang bijak serta kampanye stop bullying di beberapa sekolah dasar di wilayah Keude Kreung Geukuh.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama enam hari, terhitung sejak 26 hingga 31 Januari 2026, dan dikoordinasikan langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 29, Aflia Riski, S.I.A.N., M.A.P.

Dalam keterangannya, Aflia Riski menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan untuk menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian sosial. Menurutnya, anak-anak di era digital saat ini sangat membutuhkan edukasi terkait penggunaan gadget yang sehat dan bertanggung jawab, serta pemahaman mengenai bahaya dan dampak bullying sejak usia dini.

“Anak-anak saat ini sangat dekat dengan gadget. Jika tidak dibarengi dengan edukasi yang tepat, penggunaan berlebihan dapat berdampak pada perkembangan sosial dan psikologis mereka. Begitu juga dengan bullying, yang harus dicegah sejak dini,” ujar Aflia Riski.

Mahasiswa KKN Kelompok 29 terjun langsung ke sejumlah sekolah, yakni SD Negeri 1 Dewantara, SD Negeri 2 Dewantara, SD Negeri 3 Dewantara, SD Negeri 5 Dewantara, serta MIN 4 Aceh Utara. Metode sosialisasi yang digunakan bersifat edukatif dan komunikatif, seperti bercerita dan diskusi ringan mengenai manfaat gadget, dampak negatif penggunaan berlebihan, serta bahaya dan konsekuensi dari perilaku bullying.

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 25 mahasiswa KKN Kelompok 29 Keude Kreung Geukuh. Grace Yuliani Siallagan, selaku anggota Humas KKN Kelompok 29, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran anak-anak agar lebih bijak dalam menggunakan gadget dan berani menolak serta melaporkan tindakan bullying.

“Kerja sama, semangat, keikhlasan, dan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak, adalah kunci utama dalam menjalankan kegiatan sosialisasi ini. Kami berharap apa yang disampaikan dapat benar-benar dipahami dan diterapkan oleh para siswa,” ungkap Grace.

Respon positif juga datang dari pihak sekolah yang menjadi lokasi sosialisasi. Seluruh sekolah menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unimal. Pihak sekolah berharap melalui kegiatan tersebut, siswa dapat menggunakan gadget untuk hal-hal yang lebih bermanfaat serta memiliki kepedulian terhadap teman-teman yang mengalami tindakan perundungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara sivitas akademika Universitas Malikussaleh dengan masyarakat lokal, khususnya di Desa Keude Kreung Geukuh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan jiwa empati, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial bagi mahasiswa yang terlibat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *