Beranda / OPINI / Mahasiswa KKN Kelompok 18 Universitas Malikussaleh Kolaborasi dengan Brimob Polda Kaltim Gelar Trauma Healing untuk Anak PAUD Pasca Banjir

Mahasiswa KKN Kelompok 18 Universitas Malikussaleh Kolaborasi dengan Brimob Polda Kaltim Gelar Trauma Healing untuk Anak PAUD Pasca Banjir

Aceh Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh Kelompok 18 yang bertugas di Desa Tumpok Beurandang, Kabupaten Aceh Utara, melaksanakan kegiatan sosial dan edukatif di PAUD Bungong Hate Gampong Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi psikologis anak-anak pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh Kelompok 18 dengan Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur yang tengah menjalankan tugas Operasi Aman Nusa II. Kolaborasi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan kekompakan antara mahasiswa dan aparat kepolisian dalam upaya pengabdian kepada masyarakat.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi trauma healing, bermain bersama, bernyanyi, serta pembagian makanan ringan kepada anak-anak PAUD. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keceriaan, terlihat dari antusiasme dan senyum anak-anak yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Diharapkan, aktivitas ini mampu membantu memulihkan kondisi emosional anak-anak secara bertahap.

Pasca terjadinya bencana banjir yang menyebabkan kerusakan cukup parah di beberapa wilayah Kabupaten Aceh Utara, tidak sedikit anak-anak yang mengalami trauma psikologis. Trauma tersebut dapat berupa rasa takut berlebihan, kecemasan, hingga perubahan perilaku akibat pengalaman menegangkan saat bencana terjadi. Oleh karena itu, kegiatan trauma healing menjadi sangat penting untuk membantu anak-anak kembali merasa aman, nyaman, dan percaya diri.

Ketua KKN Universitas Malikussaleh Kelompok 18, Ariani Zega, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap anak-anak yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap anak-anak yang terdampak banjir. Kami ingin menghadirkan suasana yang menyenangkan agar mereka bisa kembali tersenyum dan perlahan pulih dari rasa trauma yang dialami. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Satuan Brimob Polda Kaltim yang telah berkolaborasi dan mendukung kegiatan ini,” ujar Ariani Zega.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan mental dan emosional anak-anak ke depannya.

“Semoga kegiatan trauma healing ini dapat membantu anak-anak merasa lebih aman, lebih ceria, dan kembali semangat dalam belajar. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan kebahagiaan serta harapan baru bagi mereka,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh bersama Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur berupaya memberikan dukungan moral dan psikologis kepada anak-anak PAUD Bungong Hate. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus peduli terhadap proses pemulihan pasca bencana, khususnya bagi anak-anak usia dini.

Ucapan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya disampaikan kepada PAUD Bungong Hate Gampong Paloh Raya, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan, kepedulian, dan sinergi yang terjalin dapat terus terjaga serta memberikan manfaat nyata dan menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat Aceh Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *