Beranda / OPINI / Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 41 Lakukan Trauma Healing Anak Pascabanjir melalui Senam dan Edukasi Hidup Bersih

Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 41 Lakukan Trauma Healing Anak Pascabanjir melalui Senam dan Edukasi Hidup Bersih

Aceh Utara — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Angkatan XXXVIII melaksanakan program kerja berupa senam pagi serta edukasi pembiasaan cuci tangan dan kebersihan kuku yang dikemas sebagai kegiatan trauma healing bagi anak-anak di Desa Blang Mee Pulo Klat, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu, 25 Januari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, yang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga memunculkan rasa cemas dan trauma, khususnya pada anak-anak. Melalui pendekatan edukatif dan rekreatif, mahasiswa KKN-PPM Unimal berupaya membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak di lingkungan desa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang berlangsung ceria dan interaktif. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun serta menjaga kebersihan kuku sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak dan disertai praktik langsung.

Salah satu mahasiswa KKN-PPM Unimal Angkatan XXXVIII, Sarjan Padly, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak kembali merasa aman dan nyaman setelah bencana banjir.


Melalui kegiatan senam, bermain, dan edukasi kesehatan, kami berharap anak-anak dapat kembali ceria serta perlahan mengurangi rasa cemas yang muncul pascabencana banjir,” ujar Sarjan Padly.


Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari mengikuti senam hingga praktik mencuci tangan. Aparatur desa dan masyarakat setempat menyambut baik program tersebut karena dinilai memberikan dampak positif, baik dari sisi kesehatan maupun kondisi psikologis anak-anak.

Melalui program KKN-PPM ini, mahasiswa Universitas Malikussaleh berupaya berkontribusi dalam proses pemulihan pascabencana di tingkat desa, khususnya melalui pendekatan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *